Anging Mammiri


     Istilah untuk menyebut jenis perilaku angin inilah yang sebenarnya menjadi inspirasi saya menamai judul blog ini sebagai semilir bayu. Angin yang bertiup sepoi, yang oleh orang Makassar disebut sebagai 'anging mammiri'. Sepoi yang begitu melenakan hingga begitu banyak kisah, begitu banyak harapan dan rangkaian rasa telah terlahir karenanya.
     Salah satunya dalam bentuk lagu yang sangat dikenal oleh masyarakat Makasssar dan Sulawesi Selatan umumnya, lagu anging mammiri yang berkisah tentang harapan cinta untuk sang kekasih. Angin yang dapat berbisik, menyampaikan hasrat hati sang pujangga, ditimpali denting melodi yang berharap-harap cemas.
     Dan syukurlah, ketika angin itu masih berhembus, anging mammiri masih menyampaikan pesan bersama nada-nada kasih yang tulus, berarti di sana masih ada asa yang selalu membara. Asa yang mengantarkan kemuliaan hasrat kemanusiaan yang berjalan di atas fitrah yang telah ditetapkan sang Pencipta. Membiarkan jiwa mengembara di semilir anging mammiri, sambil berharap mengantar kita menuju cinta abadi sang kekasih.
    
 

Copyright © 2011 Semilir Bayu. All Rights reserved - This blog is proudly powered by Blogger