Hanya Manusia Biasa


     Begitulah adanya. Menyadari kualitas-kualitas yang dianugerahkan Tuhan sebagai kualitas yang mungkin sedikit lebih unggul dibandingkan kualitas yang dimiliki oleh orang lain bukan berarti menjadi pembenar untuk menjadi bangga apalagi angkuh karenanya. Bilapun kelebihan kualitas itu benar-benar ada, selayaknya tetap menjadi pembimbing langkah meniti rapuhnya jembatan ujian sehingga kita tidak perlu terperosok ke tempat yang sebenarnya sama sekali tidak diharapkan.
     Katerbatasan kosa kata, ataupun kekurang mampuan merangkai kata menjadi kalimat, bisa saja menimbulkan beraneka persepsi di benak pembaca. Dan semua itu sangat sah dan normal. Para pakar komunikasi sudah jauh hari menulis di dalam literatur-literatur klasiknya, bahwa salah satu kesulitan terbesar manusia di dalam hubungannya adalah hambatan komunikasi. Karenanya perbedaan persepsi, perbedaan pemaknaan untuk suatu topik di dalam artikel yang tersaji membuka peluang yang begitu lebar untuk suatu ketidak sepahaman.
     Dan dengan segala kerendahan hati, perbedaan persepsi yang sangat mungkin untuk selalu timbul, sejatinya tidak pernah sedikitpun diniatkan untuk menjadi suatu bibit friksi di dalam hubungan kemanusiaan kita. Bagaimanapun, seperti Anda semua, saya hanyalah seorang manusia biasa.
 

Copyright © 2011 Semilir Bayu. All Rights reserved - This blog is proudly powered by Blogger